Bireuen – SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, menggelar apel pagi bersama Kapolsek Kota Juang, IPTU Faisal Riza, S.H., M.H., pada Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, membangun karakter, serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga perilaku positif di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan apel pagi tersebut, IPTU Faisal Riza bertindak sebagai pembina upacara. Apel diikuti oleh Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P., dewan guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi kelas X dan XI.
Pelaksanaan apel berlangsung sebagai salah satu sarana pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta penghormatan terhadap tata tertib yang berlaku di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini juga mengangkat semangat “Menumbuhkan Disiplin, Memperkuat Karakter, Membangun Generasi Berprestasi” sebagai pesan penting bagi seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib, aman, dan mendukung perkembangan potensi siswa.
Kehadiran Kapolsek Kota Juang dalam kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dan sekolah dalam mendukung pembinaan generasi muda, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan yang dapat memengaruhi perkembangan karakter dan masa depan peserta didik.
Usai pelaksanaan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Sosialisasi tersebut ditujukan kepada siswa-siswi kelas X dan XI serta disampaikan langsung oleh IPTU Faisal Riza, S.H., M.H.
Kegiatan sosialisasi berlangsung di ruang aula SMA Negeri 1 Kuala dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P.
Dalam sambutannya, Nurul Aini menyampaikan bahwa pembinaan karakter dan pemberian pemahaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja merupakan bagian penting dalam proses pendidikan. Menurutnya, sekolah tidak hanya berperan dalam meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk pribadi yang berkarakter, berdisiplin, dan mampu mengambil keputusan secara bijaksana.
Ia juga mengharapkan agar para siswa mengikuti sosialisasi tersebut dengan serius, menyimak setiap materi yang disampaikan, serta menjadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga pergaulan, mematuhi aturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selanjutnya, dalam penyampaian materi, IPTU Faisal Riza memberikan pemahaman mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba, yang menjadi salah satu persoalan serius dan membutuhkan perhatian bersama.
Kenakalan remaja dapat muncul dalam berbagai bentuk perilaku yang bertentangan dengan norma sosial maupun tata tertib, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Karena itu, peserta didik perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai batasan perilaku, konsekuensi dari setiap tindakan, serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat dan positif.
Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian penting dalam pembinaan generasi muda. Pengetahuan mengenai bahaya narkoba diharapkan dapat membantu siswa mengenali risiko yang mengancam kesehatan, mengganggu proses pendidikan, serta berpotensi merusak masa depan.
Para siswa juga diharapkan memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang mengarah pada perilaku menyimpang, tidak mudah terpengaruh oleh tekanan lingkungan pergaulan, serta mampu memilih kegiatan yang mendukung pengembangan diri dan prestasi.
Penyampaian materi oleh pihak kepolisian ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya mengetahui larangan, tetapi juga memahami alasan pentingnya menaati aturan dan bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Dalam konteks pendidikan, upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan aparat kepolisian memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Melalui komunikasi dan edukasi yang berkelanjutan, siswa diharapkan dapat membangun sikap disiplin, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengembangkan kemampuan untuk menghadapi pengaruh negatif secara bijaksana.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapospol Kuala, Aiptu Iwan Saputra, yang mendampingi Kapolsek Kota Juang selama pelaksanaan kegiatan di SMA Negeri 1 Kuala.
Pihak sekolah berharap kegiatan apel pagi dan sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, terutama dalam memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kesadaran akan bahaya kenakalan remaja dan narkoba, serta membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, SMA Negeri 1 Kuala terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan perilaku positif.
Dengan dukungan seluruh warga sekolah serta sinergi bersama pihak kepolisian, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Kuala mampu tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, berprestasi, taat aturan, dan memiliki kesiapan untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.