Logo SMA NEGERI  1 KUALA

SMA NEGERI 1 KUALA

Kabupaten Bireuen

Telepon +62 813-6120-6315
Email Resmi smanegerikuala@gmail.com

Komunitas Belajar SMA Negeri 1 Kuala Evaluasi Realisasi SOP GTK Bersama Cabang Dinas dan Pengawas Pembina

E
Elga Safitri
01 Oct 2026 • 16:36 WIB
Berita Utama 3 menit baca

Bireuen – Komunitas Belajar SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, menggelar kegiatan Evaluasi Realisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) GTK bersama Cabang Dinas dan Pengawas Pembina, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kuala tersebut dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Agenda ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan SOP Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), sekaligus memperkuat koordinasi serta pembinaan antara pihak sekolah dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Plt. Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Yusnita, S.E.Ak., S.Pd., M.Pd., bersama jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen.

Selain jajaran Cabang Dinas, kegiatan juga dihadiri Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bireuen, Ibnu Umar, S.Ag., M.M., serta Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P.

Kehadiran unsur Cabang Dinas, pengawas pembina, MKKS, dan jajaran sekolah memberikan ruang untuk melakukan evaluasi secara lebih komprehensif terhadap pelaksanaan SOP GTK di lingkungan SMA Negeri 1 Kuala.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan diarahkan pada sejauh mana SOP yang telah ditetapkan dapat direalisasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi guru maupun tenaga kependidikan. Evaluasi menjadi penting untuk memastikan setiap ketentuan dan mekanisme kerja dapat diterapkan secara konsisten dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Melalui kegiatan komunitas belajar ini, pihak sekolah juga dapat mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki, baik berkaitan dengan pelaksanaan administrasi, kedisiplinan, tanggung jawab, koordinasi maupun aspek lain yang berkaitan dengan profesionalitas GTK.

Kehadiran Cabang Dinas dan pengawas pembina sekaligus menjadi bagian dari proses pendampingan dan pembinaan kepada sekolah. Evaluasi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan untuk melihat kekurangan dalam pelaksanaan SOP, tetapi juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta menemukan langkah perbaikan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P., melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmen sekolah untuk terus melakukan pembenahan terhadap tata kelola dan pelaksanaan tugas GTK.

Menurutnya, komunitas belajar dapat menjadi ruang bagi warga sekolah untuk saling berbagi pengalaman, melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas, sekaligus menyusun langkah perbaikan yang dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Sementara itu, keterlibatan MKKS SMA Kabupaten Bireuen dalam kegiatan tersebut turut memperkuat aspek kolaborasi antarsatuan pendidikan. Forum MKKS menjadi salah satu ruang strategis bagi kepala sekolah untuk bertukar informasi, pengalaman, serta praktik baik dalam mengelola satuan pendidikan.

Evaluasi realisasi SOP GTK juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembahasan semata. Hasil evaluasi dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk menyusun tindak lanjut, memperbaiki mekanisme kerja, serta meningkatkan konsistensi dalam menjalankan standar operasional yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, komunitas belajar tidak hanya berfungsi sebagai forum pertemuan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan profesionalisme dan peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.

Melalui sinergi antara SMA Negeri 1 Kuala, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, pengawas pembina, serta MKKS SMA Kabupaten Bireuen, pelaksanaan evaluasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola sekolah dan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih tertib, profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung hingga selesai tersebut ditutup dengan penguatan terhadap pentingnya tindak lanjut hasil evaluasi. Sekolah diharapkan dapat menjadikan hasil kegiatan sebagai bahan refleksi sekaligus dasar dalam melakukan perbaikan pelaksanaan SOP GTK ke depan.

44 DILIHAT
KATEGORI: BERITA UTAMA