Elga Safitri
04 Jun 2026 • 07:16 WIB
Bireuen – SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, melaksanakan Simulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang berlangsung di aula sekolah setempat, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sistem digital yang akan digunakan dalam pelaksanaan SPMB dapat berfungsi dengan baik sehingga nantinya dapat diakses dengan mudah, lancar, dan tanpa kendala oleh calon murid baru yang akan mendaftar di SMA Negeri 1 Kuala.
Kegiatan simulasi dipandu langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P. Dalam pelaksanaannya, simulasi teknis diarahkan oleh operator sekolah, Mulyadi, S.Kom serta dikoordinasikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Khairuddin, S.Pd.
Simulasi tersebut diikuti oleh sejumlah siswa SMA Negeri 1 Kuala yang bertindak sebagai pengguna sistem untuk menguji berbagai fitur yang tersedia pada platform SPMB. Para peserta diberikan beberapa perangkat tablet (TAB) yang telah disiapkan oleh pihak sekolah, kemudian diarahkan untuk mengakses tautan SPMB yang nantinya akan digunakan oleh calon peserta didik baru pada saat proses pendaftaran berlangsung.
Melalui kegiatan ini, sekolah melakukan pengujian terhadap berbagai aspek teknis, mulai dari akses masuk ke sistem, kecepatan jaringan, tampilan menu, pengisian data, hingga respons sistem saat digunakan secara bersamaan oleh banyak pengguna. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai kemungkinan kendala yang dapat muncul saat proses penerimaan murid baru dilaksanakan.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa simulasi menjadi bagian penting dalam persiapan pelaksanaan SPMB karena dapat membantu sekolah memastikan seluruh perangkat dan sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya uji coba ini, berbagai kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki sebelum masa pendaftaran resmi dibuka.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Para siswa mengikuti setiap tahapan simulasi dengan antusias serta memberikan masukan terkait pengalaman mereka saat mengakses sistem. Tim pelaksana juga melakukan pemantauan secara langsung untuk mencatat berbagai hal yang perlu dievaluasi demi meningkatkan kualitas layanan penerimaan murid baru.
Melalui simulasi ini, SMA Negeri 1 Kuala menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Diharapkan, ketika pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun 2026 dibuka, seluruh calon peserta didik dapat mengakses sistem pendaftaran secara mudah, cepat, dan nyaman sehingga proses penerimaan murid baru dapat berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.